Ketrampilan Perajin Batik Kebumen Ditingkatkan

Sebanyak 40 perajin batik yang tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Kebumen akan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Diperindagkop) Kabupaten Kebumen.

Selain mendapatkan bimbingan peningkatan ketrampilan dari para instruktur dari Balai Besar Batik dan Kerajinan Yogyakarta, para peserta juga akan mendapatkan ‘bonus’ studi banding ke Kota Batik Pekalongan.

 Batik Kebumen

Kepala Diperindagkop Kebumen Dirman Supardi SH, mengungkapkan pelatihan bagi para perajin batik itu akan dilaksanakan selama 3 hari, 28 sampai 30 Juni 2006. Selanjutnya, pada 1 Juli 2006, peserta diajak mengunjungi industri batik di Kota Pekalongan.

Selama pelatihan para perajin akan mendapatkan materi tentang desain batik untuk busana, teknik pewarnaan, cara promosi dan kewirausahaan. Semua materi itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan perajin dalam mengelola usaha batiknya serta menambah wacana tentang seluk-beluk usaha batik.

“Untuk memberikan penyegaran dan tambahan pengetahuan bagi perajin, pelatihan amat penting. Namun meskipun demikian pelatihan bukanlah segala-galanya, karena hanya berfungsi sebagai sebuah batu loncatan. Ada yang lebih penting, yaitu langkah-langkah setelah pelatihan,” ujar Dirman.

Perajin yang diundang untuk mengikuti pelatihan menurut Dirman Supardi para perajin yang masih eksis membatik namun selama ini belum pernah tersentuh pembinaan. Mereka berasal dari Desa Seliling, Kambangsari dan Surotrunan, Kecamatan Alian, Desa Tanjungsari, Kecamatan Buluspesantren dan Gemeksekti, Kecamatan Kebumen.

Dirman mengakui, usaha batik di Kebumen masih jauh tertinggal dengan daerah penghasil batik lainnya, khususnya Yogyakarta, Solo dan Pekalongan.

Ketertinggalan itu antara lain disebabkan batik belum dijadikan program unggulan oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen. Seandainya sudah dijadikan program unggulan lengkap dengan visi dan misinya, maka akan terprogram secara sistematis berbagai langkah untuk mengangkat batik Kebumen.

“Karena itulah, dalam kesempatan pelatihan untuk para perajin kami akan mengajak perajin mengunjungi daerah yang industri batiknya sudah maju sperti Pekalongan. Diharapkan, dari kunjungan itu perajin akan lebih termotivasi untuk mengembangkan dan mengangkat batik Kebumen,” ujarnya.

Sumber : (Dwi)-s Kedaulatan Rakyat, Kebumen