Dari Sogan Batik ke Sogan Village

Awalnya Iffah M. Dewi merintis usaha Batik Sogan di Dusun Rejodani yang sebenarnya bukan Desa Batik. Usaha batik dari pewarnaan alam tersebut dimulai dari nol. Pertama kali mengajari tiga wanita penduduk Rejodani yang sama sekali belum bisa membatik. Proses ini terus berkembang dan kini sudah cukup banyak wanita dari Dusun Rejodani yang bisa membatik dan membantu usahanya. Kebetulan nenek Iffah M.Dewi mempunyai rumah di Rejodani yang cukup luas dan tidak ditempati, sehingga rumah tersebut dijadikan sebagai workshop sekaligus butik Sogan Batik.

Usaha Sogan Batik pun terus berkembang. Dalam mengembangkan usahanya Iffah bekerja sama dengan biro travel untuk membuat paket wisata yang salah satunya melakukan tur ke Sogan Batik. Selama tiga tahun, Iffah konsisten di dunia batik, ”Banyak teman-teman, pembeli dalam maupun luar negeri, rombongan pelajar, mulai mendatangi workshop Sogan Batik,” katanya. ”Teman-teman banyak yang memuji tempat ini sejuk dan enak suasananya.

Kebetulan di depan bangunan untuk workshop dan Batik Boutique masih ada bangunan tua berupa joglo yang tidak terawat. Akhirnya kami bikin sebagai restoran garden yang menyatu dengan tempat produksi maupun butik Sogan Batik. Hanya dipisahkan oleh halaman rumput yang cukup luas. Sehingga kini Sogan Batik berganti nama Sogan Village yang menawarkan rekreasi makan dan kultural bernuansa kampung,”kata Iffah yang juga pemilik Sogan Village ini. Di sini, juga bisa dijadikan sebagai wisata edukatif membatik bagi anak-anak.

Sumber : (nri ) >Republika Online

5 Responses to “Dari Sogan Batik ke Sogan Village”

  1. -mayanoto- Says:

    Tanggal 31 Agustus lalu sempat main ke Sogan Village. Nice place! Benar2 cagar budaya swasta.. :) Saya senang bisa melihat lagi Tari Bondan & Tari Gambyong, bisa ikut lagi membatik (walaupun tidak sempat mewarnainya karena harus segera kembali ke hotel)…

    Saya dengar dari Marketing Managernya bahwa Sogan Village akan membangun bungalow dan melengkapi servisnya dengan wisata budaya (i.e. program I’m a Farmer). Semoga cepat terwujud! Nggak sabar ingin bawa anak saya ke sana.. biar tetap tahu budaya Indonesia.

    BTW, saya sedang mencari bahan pewarna untuk batik yang saya buat di Sogan. Kemana ya saya harus cari? Ada nggak di Jakarta?

  2. Iffah Says:

    dear Mayanoto,

    Thanks untuk apresiasinya di tempat kami,
    untuk warna batik yang paling simple, dengan warna sintetis, beli saja di toko bahan sablon/lukisan : NAPTOL
    tanya dengan penjualnya bagaimana cara pakainya,
    setelah diberi warna, didihkan air sepanci, kemudian masukkan kain saputangan ke dalam nya aduk2 sekitar 1 - 2 menit sampai lilin/malam yang tertempel di kain luruh.
    okey, selamat mencoba.
    semoga bisa datang lagi ya! sekarang kami melengkapi diri dengan gallery craft juga lho!
    sampai jumpa lagi
    Regards
    IFFAH

  3. Bunga Says:

    sogan village itu alamat lengkapnya di mana?

  4. Fatihah R. Sudewo-Vega Says:

    Halo,

    Rencananya minggu depan saya dan suami akan pergi ke Yogyakarta untuk berburu barang sekaligus menjalin kerjasama bisnis. Kami juga telah memasukkan Sogan Village ke dalam jadwal tempat yang harus didatangi. Untuk itu kami perlu alamat lengkap Sogan Village karena kami kehilangan artikel tentang Batik Sogan yang pernah dimuat di Republika. Terima kasih dan sampai bertemu!

  5. Ryan Says:

    bonjour…

    Sogan est un gallerie du batik a lieu dans un village tranquille s’appelle Rejodani (à peu près dix kilometres au nord de centre ville) où on peut voir les differents motifs des batik en prennant plaisir à l’atmosfer villagitoire très aquillant. On y peut aussi gouter des nouritures tipique.

    Rejodani est un beau village où les habitants sont très aquillants, beaux, et belles :P. Beaucoup des rizièrre qui bien plantent. Le paysage est très beau avec la belle vue du volcan merapi au nord.

    je vous invite à visiter “Sogan Village” à Rejodani pour prendre le week-end ou assesoir au petit restaurant qui vous offre des nouritures traditionelle et des spectacle comme la danse traditionelle, le têatre local, etc…

    je vous remerci de venir…

    Bien à vous….

Leave a Reply