Batik Indonesia di Vietnam

Himpunan Pecinta Kain Adat Indonesia menggelar pameran batik di Hanoi, Vietnam, untuk lebih mengenalkan batik kepada masyarakat Vietnam dan warga negara asing lain yang tinggal di Vietnam.

Kepala Bidang Penerangan Sosial Budaya KBRI Hanoi Tangkuman Alexander melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (27/8), menyebutkan, pameran itu menampilkan sekitar 100 jenis kain batik yang berasal dari Solo, Lamongan, Yogyakarta, Ngasem, dan Cirebon.

Dalam kesempatan yang sama, Himpunan Pecinta Kain Adat Indonesia juga memeragakan cara membatik dari berbagai daerah di Indonesia.

Pameran tersebut berlangsung di Lobby Hotel Horison Hanoi pada 16 Agustus lalu. Pameran itu dihadiri oleh sekitar 140 orang yang diundang dan dari kalangan korps diplomatik, pejabat, pengusaha, dan biro perjalanan wisata Vietnam di Hanoi.

Di tempat yang sama pada 20 Agustus lalu digelar pula peragaan busana yang menampilkan berbagai pakaian batik dari PT Danar Hadi. Para pemeraganya adalah model-model Vietnam dari Hanoi Designers Center.

Pameran batik tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Indonesian Food and Cultural Week, yang berlangsung 16-20 Agustus lalu, dalam rangka memperingati ulang tahun ke-59 Kemerdekaan RI di Hanoi.

Selain pameran batik, diadakan pula pameran masakan Indonesia yang menghadirkan juru masak Indonesia Rudy Choirudin. Masakan yang disajikannya antara lain soto, gado-gado, karedok, sate ayam, sate kambing, dan sate lilit.

Sumber : (Ant/Ati) KCM, Hanoi

Leave a Reply