Di Yogyakarta, Pencuri Batik Dihajar Massa

Babak BelurSepandai-pandai tupai melompat, suatu kelak jatuh juga. Itulah yang dialami Assafi, warga Brebes, Jawa Tengah, Selasa (21/10). Ia dipukuli massa karena ketangkap basah mencuri baju batik seharga Rp 210 ribu di Toko Al Fath, Jalan Malioboro, Yogyakarta. Padahal dua hari silam, dia sukses bersama dua rekannya mencuri di toko yang sama.

Untung saja seorang anggota Brigade Mobil kebetulan lewat lokasi kejadian. Jika tidak, barang kali Saffi sudah tewas dihajar massa. Bahkan, meski telah berada di tangan polisi dan masuk ke mobil patroli, massa terus melayangkan pukulan.

Kasus pemukulan terhadap pelaku pencurian memang kerap terjadi. Pertengahan bulan silam, Darmawan, pencuri buku di Toko Buku Gunung Agung, Senen, Jakarta Pusat, babak belur dihajar massa [baca: Pencuri Buku Dikeroyok Massa]. Rencananya, buku itu akan dijual, bukan dibaca. “Buat jajan,” kata Darmawan, setelah diserahkan ke Markas Kepolisian Sektor Metro Senen.

Sumber : (AWD/Wiwiek Susilo) Liputan6.com, Yogyakarta

Leave a Reply