Pebatik Cirebon Pecahkan Rekor
Pengusaha batik tradisional asal Cirebon, Komarudin Kudiya, memecahkan rekor kain batik terpanjang di Indonesia dan dunia.
Hari Minggu (5/10), kain batik sepanjang 130 meter tersebut diikutsertakan dalam pawai karnaval dalam acara tradisi Memayu Buyut Trusmi di sentra industri rumahan batik tradisional Cirebonan di Desa Trusmi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Keunikan kain batik terpanjang karya Komarudin yang memiliki butik Rumah Batik Komar tersebut adalah kain batik yang dihiasi dengan 49 motif batik cap khas Cirebonan dan 19 warna itu hanya terdiri atas satu lembar kain tanpa sambungan. Dengan demikian, tingkat kesulitan pewarnaan masing-masing bidang warna menjadi sangat tinggi karena dikerjakan dalam sehelai kain.
Menurut Komarudin, pengerjaan kain batik tersebut memakan waktu enam bulan dan membutuhkan biaya total Rp 20 juta. Batik tersebut dikerjakan oleh sedikitnya 30 orang dan dikerjakan di dua tempat, yaitu Bandung dan Cirebon.
Komarudin mengatakan, kain batiknya akan didaftarkan pada Museum Rekor Indonesia (Muri). Rekor batik terpanjang sebelumnya dipegang oleh pengusaha batik asal Pekalongan, Jawa Tengah, yang membuat kain batik tulis sepanjang 106 meter.
Sumber : (DHF) Kompas Cetak, Cirebon