Perajin Batik Bengkulu Bangkrut

Belasan perajin kain besurek, batik tradisional khas Kota Bengkulu, bangkrut karena maraknya batik printing (cetak) bermotif besurek yang masuk ke Bengkulu. Sedangkan, sejumlah perajin yang masih aktif hingga saat ini kondisinya juga sudah mulai terancam bangkrut.

Akibatnya, kain besurek asli yang dibatik dengan tangan, terancam punah. Kain besurek adalah sebuah motif batik khas Bengkulu yang bernuansa kaligrafi Arab. Perajin malah berinisiatif untuk menambah aksen motif dengan bunga Raflesia Arnoldy supaya batik tradisional itu lebih memasyarakat.

“Sejak maraknya batik printing motif besurek, banyak anggota kami yang bangkrut,” kata Ely Sumiyati, Sekretaris Koperasi Perajin Kain Besurek (Kopinkra) Bengkulu, Selasa (15/4). Menurut Ely, sebelum maraknya batik cetak, anggota Kopinkra sebanyak 22 perajin.

Akan tetapi, saat ini perajin yang masih aktif tinggal 10 orang. “Dari 10 perajin itu, beberapa di antaranya juga sudah mulai goyah,” kata Ely yang juga sebagai pemilik sanggar kerajinan kain besurek Gading Cempaka.

Menurut Ely, rata-rata setiap perajin kain besurek memiliki tiga hingga 10 karyawan. Para karyawan itu bekerja sebagai penggambar motif besurek, hingga bagian pewarnaan.

Selain akibat batik printing, menurut sejumlah perajin yang masih aktif, bangkrutnya rekan-rekan mereka adalah karena permasalahan modal dan pemasaran.

Sari Bulan (47), pemilik Sanggar Kain Besurek Sari Bulan, mengatakan, saat ini ia tengah mengalami kesulitan modal. Oleh karena itu, semangatnya untuk melestarikan kain besurek sudah mulai goyah akibat berbagai kesulitan yang dihadapi. “Saya ini sudah setengah hati menjadi perajin. Kalau ada usaha lain, pasti usaha ini sudah saya tinggalkan,” kata Sari, yang memiliki beberapa karyawan ini.

Menurut Sari, dulu kesulitan perajin hanya pada segi permodalan. Namun sejak semakin maraknya batik printing bermotif besurek, kesulitan itu semakin bertambah.

Sumber : (B04) Kompas Cetak, Bengkulu

One Response to “Perajin Batik Bengkulu Bangkrut”

  1. SUDADI RUSTAM Says:

    Salam kenal,

    Saya tertarik dengan Kain Batik Khas Bengkulu. Apakah ada distributor/ alamat di Jakarta.

    Terima kasih

Leave a Reply