Batik Jambi yang Khas dan Tradisional
Indonesia memang kaya dengan tradisi membatik. Tak cuma Jawa, tradisi membatik di sejumlah daerah di Pulau Sumatra, seperti Jambi masih bertahan hingga kini. Yang disebut terakhir ini bahkan sejak zaman penjajahan terkenal hingga di Belanda, Inggris, Jerman, dan Kanada. Sudah begitu, batik Jambi juga punya keunikan tersendiri.
Dari pemantauan SCTV, baru-baru ini, kekhasan batik Jambi terletak pada proses pewarnaan. Kain-kain dasar batik diberi pewarna dari tanaman dan buah-buahan, seperti getah kayu dan saga. Demikian pula dengan motif batik yang umumnya diambil dari alam, seperti tumbuhan, hewan, dan aktivitas sehari-hari warga Jambi.
Hingga kini, pembuatan batik Jambi masih tradisional, jauh dari sentuhan teknologi. Seluruh proses dilakukan dengan tangan-tangan terampil para pembatik. Itulah sebabnya, pembuatan batik Jambi memakan waktu lama. Saat ini, pembatik Jambi berjumlah sekitar 350 orang. Rata-rata, setiap perajin mampu memproduksi kurang dari 10 meter per hari. Dalam sebulan, mereka baru memproduksi sekitar 15 ribu hingga 30 ribu meter. Dibanding batik tulis atau buatan pabrik, harga batik Jambi lebih mahal.
Sumber : (SID/Suhatman Pisang) Liputan6.com, Jambi