Artisan Batik Iwan Tirta

Iwan TirtaArtisan batik Iwan Tirta (67) bukan anggota kelompok NATO alias no action, talk only atau cuma omong doang. Lima tahun dia terus mengonservasi berbagai motif batik, termasuk batik-batik tua yang tersimpan di balik dinding keraton. Kerja tekun itu akhirnya ada juga yang mengikuti, dan itu ternyata pemerintah.

“Saya diminta membantu perindustrian (Departemen Perdagangan dan Industri) mengajarkan cara mengonservasi motif-motif batik. Lha kok baru sekarang,” kata Iwan. Tentu saja dia tetap menghargai usaha itu, biarpun akan lebih menguntungkan bila dilakukan sejak beberapa tahun lalu sebelum berbagai paten batik diajukan oleh orang-orang asing.

Pemahamannya yang mendalam terhadap batik itu juga yang menyebabkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) meminta Iwan membuatkan batik untuk Ratu Sirikit dari Thailand. Rencananya, kain batik itu akan diberikan kepada Ratu Sirikit bersamaan dengan undangan Pemprov Jateng kepada Ratu untuk hadir dalam Festival Borobudur tahun depan.

“Saya membuatkan tiga kain. Motif pisang bali yang antik, motif batik jawa hokokai yang ramai-ada kupu-kupunya, dan motif modang yang mirip dengan motif Thailand,” kata Iwan, Rabu (30/10) malam, saat menghadiri pergelaran rancangan desainer Indonesia dan India dalam acara Eksotika Asia di Hotel Mulia. Iwan berharap, salah satu kain yang akan dikirim itu dipakai sebagai gaun malam oleh Ratu Sirikit.

Sumber : (NMP) Kompas Cetak, Jakarta

Leave a Reply