Kiat Batik Yogyakarta Menembus Pasar Internasional

Perajin Batik YogyakartaKrisis ekonomi yang melilit Indonesia cukup memukul industri batik di Yogyakarta. Harga bahan baku yang meninggi ikut melambungkan harga jual batik. Agar tak sampai gulung tikar, pengusaha batik Daud Hadinagoro mulai mencari terobosan baru. Dia tertantang menembus pasar internasional. Maklum, daya beli pasar lokal sangat rendah.

Memang, berebut pasar dunia tidak mudah. Hanya produk berkualitas tinggi yang mampu mendapat tempat. Hadi menggunakan pendekatan budaya untuk merebut konsumen di berbagai benua. Dia mulai memproduksi batik bermotif khas Indonesia dengan warna khas negara yang akan dibidik.

Daud mengakui menghasilkan batik spesial ini perlu kesabaran, ketekunan, dan keterampilan khusus. Selain menggunakan kemampuan dasar, para pengrajin juga mesti dilatih intensif untuk mengembangkan kemampuan berkreasi. Karena itu proses pembuatan batik tersebut memakan waktu yang tidak singkat.

Peluang batik masuk pasar internasional cukup terbuka. Celah itu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dan, Daud tak mau karya cipta warisan bangsa Indonesia ini justru dikembangkan bangsa lain.

Sumber : (TNA/Esther Mulyanie dan Dwi Guntoro) Liputan6.com, Yogyakarta

Leave a Reply