Pameran “Batik of Change” Disambut Hangat Masyarakat Hannover
Pameran dan peragaan busana batik berskala internasional, yang digelar di Hannover, Jerman, 1-2 Maret 2002, disambut hangat masyarakat setempat. Hal tersebut ditandai dengan membludaknya jumlah pengunjung yang hadir.
Pameran bertema “Batik of Change” tersebut, menampilkan rancangan dari Indonesia dan berbagai hasil karya para perancang mode, koleksi, dan lukisan motif batik dari 28 negara di kawasan Eropa.
Kapala bidang Penerangan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Hamburg, Eddy Basuki, kepada Antara, Minggu, mengatakan para pengunjung masyarakat Jerman umumnya tertarik oleh berbagai corak batik, baik modern maupun klasik.
“Para perancang asing yang hadir langsung pada acara pembukaan
yakni dari Indonesia, Jerman, Belgia, Austria, Denmark, dan Jepang. Dari Indonesia diwakili perancang mode Carmanita dan Ardiyanto Pranata, sementara dari Jerman diwakili perancang mode terkenal Erika Knoop,” kata Eddy Basuki.
Para perancang mode dari negara-negara Eropa lainnya hanya
mengirimkan hasil karyanya untuk ditampilkan pada pameran dan
peragaan busana tersebut, demikian pula para perancang Indonesia
yang tidak bisa hadir pada acara pembukaan tersebut, antara lain
perancang busana Linda Kaun, Agus Ismoyo, Nia Fliam, Winoto Sastro, Afif Syakur, Soemihardjo, dan Hambardjan.
Selain busana batik, Indonesia juga menampilkan lukisan-lukisan
batik dari pelukis kondang Amri Yahya yang mengundang decak kagum
para pengunjung.
Selama berlangsungnya pameran, juga diisi dengan ceramah dan
penayangan mengenai seluk-beluk batik serta pagelaran musik gamelan.
Pameran batik tersebut terselenggara atas upaya Ny.Brigitte
Willach, seorang warga Jerman yang juga pencinta dan kolektor batik, bekerjasama dengan “Handwerkskammer (Dewan Pengrajin) kota Hannover.
Konjen RI Hamburg, I.B.Putu Djendra, dalam sambutannya saat
membuka pameran tersebut menyatakan harapannya agar para pengunjung masyarakat Jerman dapat lebih mengenal Indonesia melalui pameran batik tersebut.
Sumber : (Ant/eh) Kompas Cetak