Yogyakarta Gelar Lomba Batik Internasional
Semarang, Kompas - Untuk mengeksplorasi dan menggali kembali motif-motif lama pada batik Yogyakarta yang tidak pernah muncul lagi, Masyarakat Batik Yogyakarta menggelar Lomba Batik Internasional dan Festival Batik II. Ide penyelenggaraan berawal dari pemikiran bahwa eksistensi batik Yogyakarta, sebagai sebuah produk budaya, sungguh tergantung pada masyarakat pendukungnya. Batik Yogyakarta akan bisa bertahan hidup apabila sanggup menjawab tantangan zaman.
Acara ini akan diselenggarakan di Yogyakarta dari tanggal 4 hingga 8 September 2002. Kegiatan ini dipelopori oleh seniman batik, pencinta batik, lembaga batik, dan Pemerintah Daerah DI Yogyakarta. Seniman batik dan pencinta batik di antaranya Ardiyanto Pranata, GRAj Nurmalitasari, BRAy Hadiwinoto, Dra Larasati Suliantoro Sulaeman, Dra BM Susanti MS, Dra Anggi Winarni, Dr Ir Laretna Adhisakti M Arch, Afif Syakur, Dra Mirsawati MBA. Tokoh-tokoh batik nasional juga terlibat di antaranya Samsidar Isa, Yudi Ahyadi, Adiati Arifin Siregar, dan Ny Surya Dharma.
Dalam penjelasan kepada pers, Senin (14/1), disebutkan bahwa kegiatan yang bertemakan “Revitalisasi Motif Batik Yogyakarta” ini akan secara rutin dilangsungkan setiap dua tahun sekali. Kegiatan ini pertama kali diadakan September 2000.
Humas Masyarakat Batik Yogyakarta, Budi Utomo mengatakan kegiatan ini diharapkan mampu menggugah masyarakat Yogyakarta, kalangan akademis, industriawan batik, dan pengambil keputusan untuk mendukung pertumbuhan batik motif Yogyakarta.
Sumber : (vin) Kompas Cetak, Jakarta