Batik Tulis Pamekasan Berkualitas Ekspor
Batik tulis kristal Pamekasan, Madura, Jawa Timur, memiliki kualitas yang tak kalah dari daerah Pekalongan atau pun Solo, Jawa Tengah. Betapa tidak, keunikannya terletak pada kombinasi corak tradisional dengan kulit pewarna batik yang melekat pada garis kain. Keindahan bentuk kerajinan tersebut diungkapkan pengusaha batik Soraya di Pamekasan, baru-baru ini.
Menurut Soraya, untuk menghasilkan batik tulis berkualitas tinggi harus melalui beberapa proses. Misalnya, lilin sebagai pelicin diolah secara tradisional. Karena itu, untuk menghasilkan selembar kain batik yang berukuran dua meter, seorang pembatik membutuhkan waktu hingga satu pekan. Namun, jerih payah itu berbuah keuntungan yang menggiurkan. Buktinya, harga batik kristal asal Tanah Karapan Sapi itu relatif bagus. Dengan harga bervariasi antara Rp 65 ribu hingga Rp 4 juta per potongnya.
Soraya menambahkan, ia menekuni usaha pembuatan batik itu sejak usia lima tahun. Sementara usahanya dimulai pada 1991 dengan modal awal sebesar Rp 575 ribu. Namun, hingga saat ini, usahanya telah berkembang pesat dengan aset senilai Rp 500 juta. Tak hanya itu, pemasaran batik yang dibuatnya telah merambah pasaran Eropa, Amerika Serikat, Jepang, dan Belanda. Hanya dengan 15 karyawan, Soraya mampu memproduksi 500 lembar batik per bulan. Bahkan, sebelum krisis moneter, mereka mampu memproduksi 1.000 lembar per bulan. Kini kesuksesan Soraya diikuti masyarakat sekitar. Buktinya, sekitar 100 industri batik tulis rumahan telah berdiri di wilayah itu.
Sumber : (ORS/Mohammad Khodim) Liputan6.com, Pamekasan
May 2nd, 2008 at 1:11 pm
Boleh tahu mba Soraya ini workshopnya dimana ?