Ketika Perupa Batik Jawa dan Aborigin Berpadu

Batik Perpaduan yang dipamerkanKarya seni batik ternyata tak hanya didominasi Suku Jawa. Buktinya, suku Aborigin di Benua Australia memiliki karya seni serupa. Bila lukisan batik Jawa terinspirasi dari cerita pewayangan, batik Aborigin bersumber dari kidung leluhur, lingkungan dan upacara adat.

Kendati lahir dari inspirasi berbeda, perpaduan seni batik kedua suku itu mampu menghasilkan sebuah karya unik. Seniman batik Jawa Agus Ismoyo dan Aborigin Nia Flian telah membuktikan dalam sejumlah lukisan, baru-baru ini. Hasilnya, berbentuk lukisan batik tradisional berwarna coklat suram yang diekspresikan dari hasil dialog dengan spirit leluhur.

Kolabarasi kedua seniman itu, dinilai positif oleh sejumlah kalangan, khususnya pengamat batik. Di mata mereka, perpaduan itu, bukan terletak pada penguasaan kedua pelukis terhadap keragaman. Tetapi, kekuatan kedua perupa itu terletak pada kesamaan aspirasi terhadap budaya warisan leluhur mereka.

Menanggapi hal itu, baik Agus maupun Flian mengaku akan terus mengembangkan karya batik yang mereka hasilkan. Sebab, bagi mereka, tak ada larangan untuk memperluas tradisi. Alasannya, tradisi tak bersifat statis.

Sumber : (AWD/Sentot Noerachman dan Eko Purwanto) Liputan6.com, Jakarta

One Response to “Ketika Perupa Batik Jawa dan Aborigin Berpadu”

  1. ranti Says:

    Kenapa liputan (artikel yg dimuat ga begitu detail. coba klo lebih detail pasti lebih Ciamikkk.
    thanks

Leave a Reply