Jumlah Perajin Batik Semakin Berkurang

Perajin Batik asal SoloJumlah perajin batik kini tinggal hitungan jari. Bahkan hingga saat ini, Kota Solo, Jawa Tengah hanya memiliki 15 tempat kerajinan yang tersisa yang masih berproduksi. Nasib kerajinan batik ini semakin terpuruk lantaran bahan baku yang mahal dan turunnya omset penjualan.

Selain Kota Yogyakarta dan Pekalongan, kehadiran kerajinan batik sebenarnya sudah muncul di Kota Solo sejak setengah abad silam. Saat itu, Solo pun langsung melejit namanya sebagai satu di antara pusat industri batik yang ada di Jateng. Bahkan hampir setiap rumah di sudut kota ini membuka tempat usaha kerajinan batik.

Sayang, kisah sukses itu tak berlangsung lama. Sebab sejumlah perajin batik -khususnya batik tulis- mulai menutup usahanya lantaran bangkrut. Mereka ini kalah bersaing dengan kerajinan batik cetak atau batik cap yang mulai naik daun pada sekitar awal tahun 70-an. Dari sekitar 200 tempat kerajinan batik yang sempat berpoduksi, hanya sekitar 50 buah saja yang masih bisa bertahan hingga awal tahun 90-an.

Jumlah itu terus merosot dari tahun ke tahun berikutnya. Pasalnya, harga bahan baku diakui semakin membelit dan omset penjualan juga tak mampu mendaki lagi. Alhasil, para pengusaha kerajinan batik tulis gulung tikar. Sementara para perajin yang masih tersisa saat ini pun hanya membuka usaha sekedar untuk bertahan hidup. Maklum saja, mereka mengaku tak mampu lagi mendongkrak omset penjualan termasuk harapan menaikkan harga jual. Apalagi pasaran batik tulis kini juga sangat terbatas.

Kini Kota Solo pun hanya mampu mempertahankan sekitar 15 tempat industri batik saja. Mereka ini masih bertahan dan memproduksi kain batik dengan motif-motif konvensional. Sementara sebagian perajin lain malah sudah beralih usaha dengan memproduksi kain sarung pantai yang motifnya lebih kompromis dengan selera pasar. Lewat aksi ini, mereka berharap produksi batik mereka bisa sedikit menambah kocek. Sebab diduga, kain dengan model baru ini digemari orang asing dan kalangan muda.

Sumber : (BMI/Wiwiek Susilo dan Mardianto) Liputan6.com, Solo

Leave a Reply